Review dan Reposisi Studi Observasi Tipologi Alumni CEFIL Panjang

Review dan Reposisi Studi Observasi Tipologi Alumni CEFIL Panjang

Alumni CEFIL cenderung mengedapankan sentimen kewarganegaraaan mereka sebagai penduduk Indonesia dan penduduk kota/kabupaten ketika berhadapan dengan situasi pemilihan demokratis. Bukan dalam kewarganegaraan primordial, kelas sosial dan identitas tertentu.

Demikian gambaran kualitas ke-civic-an yang menjadi salah satu temuan penting dari Studi Observasional Tipologi Alumni CEFIL Panjang. Hasil studi telah dipaparkan dan didiskusikan dalam workshop pada tanggal 15-16 Maret 2014 di SATUNAMA. Hadir sebagai narasumber dalam workshop tersebut adalah Willy Purna Samadhi (Supervisor Studi Observasional), AE. Priyono (analisis hasil studi), Prof. Max Lane dari Victoria University Melbourne serta Methodius Kusumahadi (Ketua Dewan Pembina SATUNAMA). Workshop juga menghadirkan 26 alumni CEFIL Panjang dari delapan provinsi di Indonesia.

Civic Education for Future Indonesian Leaders (CEFIL) adalah program pendidikan demokrasi dan kepemimpinan bagi aktivis organisasi masyarakat sipil di Indonesia. Program pendidikan ini telah dilaksanakan sejak tahun 1998 hinga sekarang. Lima belas tahun setelah CEFIL dilaksanakan, SATUNAMA merasa penting melihat bagaimana kualitas ke-civic-an alumni. Dalam konteks inilah Studi Observasional tipologi alumni CEFIL Panjang 1998-2008 dilakukan. Studi juga dimaksudkan untuk mengetahui tipologi dan pilihan arena alumni, menelusuri dinamika dan identifikasi sosial, politik, dan budaya, menganalisis konteks demokrasi masing-masing lokus alumni CEFIL, serta menemukan basis sosial dan kultural bagi pengembangan demokrasi di Indonesia. Bagi SATUNAMA sendiri, studi ini penting sebagai dasar untuk merumuskan agenda pengembangan demokrasi di Indonesia.

Sampul Buku SO CEFIL 2014

Temuan penting dari studi ini adalah, bahwa sebagian alumni CEFIL masih konsisten menjalani aktivitas di organisasi-organisasi masyarakat sipil. Secara bersamaan pilihan pada arena politik dan negara mereka rendah, meskipun struktur kesempatan politik telah membuka lebar bagi keterlibatan yang lebih intens di dunia politik dan pemerintahan (hal.25). Dengan situasi ini, bisa dipastikan alumni CEFIL jarang menyentuh sektor perubahan kebijakan, meskipun sesunguhnya pilihan mereka berada pada arena masyarakat sipil memungkinkannya memiliki basis sosial dan kultural yang cukup kuat.

Hal lain adalah bahwa, salah satu kekuatan alumni CEFIL adalah jejaring sosial. Dalam jejaring sosial ini, mereka mengakumulasi basis massa dan kultural serta kegiatan-kegiatan diskursif untuk unjuk kekuatan mereka bernegosiasi dengan aktor negara. Ini merupakan kekuatan sosial yang tidak bisa diabaikan. Catatan lainnya adalah muncul dan menguatnya kekuatan elitis dan oligarkis di tataran lokal. Sayangnya, alumni CEFIL belum juga memiliki akses dan kapasitas yang memadai untuk menyambungkan isu dan kepentingan masyarakat ke dalam arena-arena politik pengambilan keputusan. Munculnya alumni CEFIL sebagai pemimpin-pemimpin masyarakat sipil di sini harus diakui tidak serta merta memperkuat gerakan masyarakat sipil itu sendiri. Proses-proses politik yang dikuasai dan dimonopoli kekuatan elitis dan oligarkis masih menjadi tantangan yang harus terus menerus dihadapi dan dilawan oleh alumni CEFIL di masa mendatang.

Temuan di atas didasarkan pada hasil survei yang dilakukan pada 199 alumni CEFIL yang tersebar di 60 kota/kabupaten dan 16 provinsi. Dari 199 tersebut, 35 persen atau 69 diantaranya adalah perempuan. Studi ini juga telah telah dipublikasikan lewat booklet “Potret Demokrasi: Review dan Reposisi Studi Observasi Tipologi Alumni CEFIL Panjang”. Berpijak pada temuan di atas, studi merekomendasikan salah satunya agar SATUNAMA memberikan perhatian yang cukup untuk menggalang kader-kader baru yang memiliki pemahaman dan keterampilan politik yang memadai untuk ikut mendorong kemajuan proses demokrasi di Indonesia. (Nunung Qomariyah)

Potret_Demokrasi_Review_dan_Reposisi_Studi_Observasional_Tipologi_Alumni_CEFIL_Panjang_SATUNAMA

Attachments





ShortURL: http://cefil.info/?p=720 |